JAKARTA - Badan Akuntansi Dunia atau Certified Public Accountant (CPA) asal Australia akhirnya resmi membuka kantor cabangnya di Jakarta.
Kantor ini didirikan guna mendorong pertumbuhan akuntansi di Indonesia dan memenuhi kebutuhan anggotanya yang berdomisili di Indonesia secara lebih efektif.
"Pembukaan kantor ini, akan berdampak pada mempermudah CPA Australia memberikan dukungan kepada anggota yang ada di Indonesia dan secara umum mendukung pertumbuhan di Indonesia," ungkap Presiden CPA Australia, John Cahill di Jakarta, Senin (31/10/2011).
Dikatakannya, praktik Good Coorporate Governance (GCG) baik bagi lembaga publik maupun swasta, mewajibkan melaporkan keuangannya yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan dalam mendorong kepercayaan pemangku kepentingan, termasuk penanaman modal.
"Di sini lah salah satu peran strategis akuntan profesional, dalam membuat laporan keuangan yang transparan dan akuntabel," katanya.
Dijelaskannya pula, bila ekonomi Indonesia ingin terus mempertahankan tingkat pertumbuhan yang tinggi dan mencapai sasaran berdasarkan potensi yang ada, maka profesi akuntan sangat diperlukan untuk itu.
"Hal ini dikarenakan sebagian besar perusahaan multinasional dunia yang berkantor di Indonesia seperti pertambangan, manufaktur, serta penyelenggara jasa membutuhkan akuntan berstandar tinggi. Sehingga, Indonesia kekurangan jumah akuntan," tambahnya.
Selain itu, akuntan juga mendorong pertumbuhan bisnis serta pertumbuhan ekonomi. "Volatilitas pasar modal dunia, krisis utang serta jurang pemisah antara pencapaian negara maju dengan negara berkembang menandakan bahwa peta bisnis dan ekonomi memiliki tantangan yang besar. (mrt)
(Rani Hardjanti)