JAKARTA - Dewan Energi Nasional (DEN) yakin program konversi bahan bakar minyak (BBM) ke bahan bakar gas (BBG) dapat terealisasi di 2014.
"Bila kita serius, saya yakin bisa penetrasi dalam waktu tiga tahun ke depan," ujar Anggota DEN Herman Agustiawan yang ditemui dalam acara "Go Gas Indonesia National Forum" di Hotel Shangri-La, Jakarta, Senin (5/12/2011).
Dia mengatakan program konversi ini dapat tercapai jika beberapa persyaratan utama bisa dipenuhi oleh institusi terkait. Syarat itu adalah peran aktif pemerintah daerah, penyediaan lahan BBG, ketersediaan kendaraan operasional untuk konversi BBG, serta penyebaran yang merata.
"Penggunaan BBG merupakan opsi yang tepat untuk mengatasi membengkaknya kuota BBM yang melebihi satu juta kiloliter (kl) di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Secara keekonomiannya lebih murah dan mengurangi emisi CO2 sebesar 26 persen," katanya.
Dirinya menambahkan akan meminta agar konversi dilakukan dengan menekankan dua hal utama yakni pertama, reformulasi kebijakan harga. Selama ini, harga BBG dianggap kurang menarik bagi masyarakat.
"Penekanan kedua adalah kepastian gas, penyediaan lahan dari Pemda DKI Jakarta, dan dukungan infrastruktur. Hal yang tidak kalah penting adalah penunjukan agensi yang bertugas mengonversi BBG. "Seperti halnya konversi LPG dari minyak tanah," tambah Herman.
(Widi Agustian)