JAKARTA - Nilai tukar rupiah sedikit membaik setelah sebelumnya mengalami pelemahan yang lumayan signifikan. Pelaku pasar tampaknya mulai kembali percaya diri dan kembali masuk ke pasar modal.
Padahal, negatifnya pasar modal global termasuk pasar Asia membuat rupiah rawan pelemahan.
"Pasar global kembali ditutup negatif pada perdagangan semalam, karena khawatir dengan problem utang di Eropa. Kami perkirakan rupiah juga mendapat sentimen pelemahan," kata analis Samuel Sekuritas Indonesia Lana Soelistianingsih dalam risetnya, Kamis (29/12/2011).
Rupiah menurut kurs tengah Bank Indonesia (BI) hari ini berada di posisi Rp9.160 per USD, menguat tipis dibandingkan periode perdagangan sebelumnya yang sebesar Rp9.165.
Sementara menurut yahoofinance, rupiah ada di Rp9.115 dengan kisaran perdagangan di Rp9.070-Rp9.160. Sementara euro melemah ke USD1,2922 per euro, tapi yen menguat ke 77,714 per USD.
(Widi Agustian)