Tes TOEFL Kemendag Belum Termasuk Eselon I

, Jurnalis
Selasa 03 Januari 2012 07:29 WIB
Menteri Perdagangan Gita Wirjawan. Foto: Koran SI
Share :

JAKARTA - Gebrakan Menteri Perdagangan Gita Wirjawan cukup menimbulkan kontroversi bagi internal Kementerian Perdagangan (Kemendag) sendiri.

Gita menginginkan adanya tes TOEFL hingga mencapai angka 600 di lingkungan tersebut seiring dengan arus perdagangan global. Dirinya mewajibkan seluruh pegawai negeri sipil (PNS) untuk mengikuti tes tersebut. Namun, apakah tes tersebut berlaku untuk pejabat-pejabat eselon?

"Belum termasuk eselon I," singkat Gita kepada okezone, saat ditanyakan mengenai apakah tes tersebut berlaku untuk pejabat eselon dan Wamendag Bayu Krishnamurti, Senin (2/1/2011) malam.

Sebelumnya, Gita memastikan jika saat ini sudah memasuki era perdagangan bebas. Di mana penggunaan bahasa merupakan salah satu syarat agar arus perdagangan lancar. "Kita kan di perdagangan luar negeri harus bisa bahasa Inggris," tegasnya.

Terbukti, dia mencontohkan, Badan Koordinasi Pasar Modal (BKPM) pada akhir 2011 sebanyak 258 karyawannya sudah memiliki TOEFL di atas 600 dari total 580 karyawan.

"BKPM terbukti bisa. Kita kasih latihan, kasih kesempatan. BKPM sudah dilakukan, sudah sukses. Awal 2011 nol karyawan sekarang 258 dari 580 yang sudah capai TOEFL 600 ke atas," tandasnya.

Informasi saja, pada 2012, Gita memang berencana meningkatkan jumlah pegawai yang menguasai bahasa asing, terutama Bahasa Inggris, melalui pencapaian skor TOEFL di atas 600. Tahap awal akan diberlakukan untuk 1.000 pegawai.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya