Fauzi Bowo Ditantang Hidup dengan Gaji Buruh

Idris Rusadi Putra, Jurnalis
Sabtu 04 Februari 2012 11:52 WIB
Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo. Foto: Koran SI
Share :

JAKARTA - Upah minimum buruh di Jakarta saat ini dinilai masih sangat kecil. Gubernur DKI Fauzi Bowo pun ditantang untuk hidup dengan gaji buruh.

Hal ini disampaikan Presiden Konsentrasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)/FSPMI M Iqbal dalam acara Polemik Sindo Radio, di Warung Daun, Cikini, Jakarta, Sabtu (4/2/2012).

"(Buruh) DKI cuma Rp1,5 juta gajinya, 30 persen sewa rumah dan transportasi. Kemudian sisa Rp900 ribu. Di sana termasuk jajan anak, makan, pendidikan. Kami pernah bilang Fauzi Bowo bisa hidup enggak dengan nilai segitu? Kenapa buruh disuruh hidup Rp900 ribu? Kalau Bapak Fauzi Bowo bisa, kita bisa," tegasnya.

Menurutnya, gaji atau upah buruh ini harus diubah. Salah satunya dengan mengubah komponen Kebutuhan Hidup Layak (KHL) yang menjadi salah satu acuan pemerintah dalam menentukan upah minimum.

Dia menambahkan, biaya telepon harusnya juga dimasukkan dalam biaya KHL karena ini merupakan kebutuhan yang penting.

"Biaya telepon penting bagi buruh, ini tidak ada, harus penambahan komponen, dan ditingkatkan kualitas serta kuantitasnya," tambahnya.

Staf Khusus Menakertrans Dita Indah Sari menyebutkan, range atau jarak antara gaji terendah dan gaji tertinggi di Indonesia masih sangat tinggi. Kalau dibandingkan dengan Jepang, Indonesia masih kalah jauh soal range gaji ini.

"Ini perlu kita atur, range gaji terendah dan tertinggi kita satu berbanding 50 sedangkan di Jepang hanya satu berbanding 35," pungkasnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya