MEDAN - Nilai perdagangan internasional Polandia dengan Sumatera Utara (Sumut) yang telah mencapai angka USD54 juta pada tahun lalu, diproyeksikan meningkat sekira 20 persen pada tahun ini, baik secara nilai maupun secara volume. Pencapaian itu diakui secara optimistis seiring dengan rencana ekspansi sejumlah pengusaha Polandia ke pasar Kosmetik Sumut.
Konsul Kehormatan Republik Polandia di Medan, Jonner Napitupulu mengatakan, saat ini banyak kosmetik yang beredar di Indonesia, khususnya Sumut merupakan kosmetik yang berasal dari Polandia. Termasuk produk kosmetik asal Swedia yang didistribusikan oleh salah satu ritel lokal.
"Dax Cosmetic, Pollena Eva adalah produsen kosmetik asal Polandia. Adapula ritel yang menjual kosmetik untuk menengah ke bawah yang 80 persen bahan bakunya dari Polandia. Ini yang sedang dilirik. Pengusaha asal Polandia tengah berupaya untuk memaksimalkan produksi, untuk merebut pasar produk kosmetik Swedia itu," jelasnya kepada Okezone, Selasa (18/9/2012).
Jonner menambahkan, pertumbuhan pasar kosmetik Polandia di Sumut tentunya akan memberikan nilai lebih bagi Sumatera Utara. Karena Sumut bukan lagi sebatas pasar, namun juga merupakan sumber bahan baku bagi industri kosmetik Polandia.
"Di Polandia itu kan industri pengolahan bahan baku kosmetik. Tapi bahan dasarnya kan tetap CPO. Semakin luas pasar kosmetik Polandia, tentunya semakin besar volume ekspor CPO yang dihasilkan Sumut. Jadi sama-sama menguntungkan lah," pungkasnya.
Sekadar informasi, Polandia tercatat sebagai negara yang masih cukup kuat bertahan dari badai krisis keuangan di Eropa. Polandia tercatat sebagai negara nomor enam dengan tingkat pertumbuhan ekonomi terbesar di Uni Eropa, dengan nilai GDP tercacat sebesar USD514 miliar pada 2011 lalu. Sehingga ekspansi bisnis Polandia ini bukan hanya penting bagi Polandia, namun juga untuk menjaga eksistensi devisa Sumatera Utara.