Konversi BBG Terhalang 'Sunatan' Anggaran

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Kamis 20 Juni 2013 14:11 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tim Percepatan Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG) Kementrian ESDM mengakui kesulitan percepatan konversi salah satunya diakibatkan dengan pemotongan anggaran pengadaan converter kit.

"Kita terkendala pembangunan infrastruktur lalu anggarannya terbatas untuk pengadaan converter kit," ungkap Ketua Tim Percepatan Konversi BBM ke BBG Kementrian ESDM Wiratmaja Puja di Hotel Milineum, Jakarta, Kamis (20/6/2013).

Wiratmaja meminta kepada perusahaan-perusahaan besar di industri sektor energi untuk menyumbang converter kit untuk masyarakat.

"Untuk menggalang converter kit, kami sekarang minta bantuan kepada industri besar di dunia energi untuk sumbang converter, dari dana CRS-nya minta sebagian dialihkan untuk converter. Supaya ini tumbuh," jelas Wiratmaja.

Menurut Wiratmaja, Kementrian ESDM hanya mempunyai jatah 4.000 converter kit untuk kendaraan, sedangkan untuk Kementrian Perindustrian 10 ribu converter kit. "Yang 4.000 itu sedang dilelang. Akhir bulan ini selesai. Akhir tahun 4.000 converter akan kita dibagikan," jelasnya.

Adapun kendaraan yang akan menjadi prioritas utama pemerintah yakni kendaraan dinas dan perkebunan serta pertambangan.

"Sekarang saat ini tentu kendaraan yang tidak boleh pakai premium dan solar subsidi. Kendaraan dinas, lalu truk perkebunan, batubara. Kemudian kendaraan umum dan taksi. Nanti diharap ke depan yang senang gas bisa gunakan gas," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya