Investor Asing Tunggu Kepastian IRR dari Pertamina

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 25 Juni 2013 14:03 WIB
ilustrasi: (foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Pertamina (Persero) mengakui pembangunan kilang minyak yang bekerja sama dengan pihak Saudi Aramco dan Kuwait Petroleum masih terganjal dengan Internal Rate of Return (IRR) yang diminta oleh pihak investor.

Direktur Perencanaan Investasi & Manajemen Risiko Pertamina Afdal Bahaudin mengatakan, saat ini kondisinya adalah para investor ingin investasi apabila pasokan crude atau minyak mentahnya terjamin dan margin IRR lebih besar.

"Kalau kilang kan begini, yang membangun kilang itu tidak bisa fisik kilang saja harus ada kepastian evergreen, harus ada kepastian pasokan crudenya. Sekarang kilang itu marginnya relatif kecil. IRR sekitar 6-8 persen dengan kapastias 200.000-300.000 barel per hari," ungkap Afdal ketika dihubungi wartawan di Jakarta, Selasa (25/6/2013).

"Nah mereka kalau umpamanya bangun kilang stand alone tidak akan ada yang mau. Mereka (investor) selalu mintanya bangun kilang dengan integrated sampai ke downstream," sambungnya.

Menurut Afdal, permintaan investor untuk IRR mungkin di atas 12 persen. itu pun dengan peraturan yang diminta oleh pihak investor.

"Contoh Kuwait, tolong dong pemerintah/ pertamina sediakan tanah untuk itu sekitar 300-500 ha. Mereka juga minta insentif pajak, nah itu bukan domain kita. Sekarang ini kalaupun kilang terakhir yang ada di Balongan itu pun modelnya dengan pemerintah yang membiayai. Kalau pertamina yang biayai tidak akan kuat tidak akan bisa," jelas Afdal.

Menurut Afdal, status pembangunan kilang saat ini dengan pihak Kuwait Petroleum dan Saudi Aramco masih dibicarakan dengan pihak Kementrian Keuangan (Kemenkeu).

“Tinggal bicara dengan Kemenkeu. kami lapornya kan ke ESDM apa saja yang dibutuhkan investor itu. Belum dijawab oleh Kemenkeu. Pertamina juga belum ada keputusan atas kerjasama dengan kedua investor," pungkasnya. (wan)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya