JAKARTA - Secara Teknikal pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini diperkirakan bergerak mixed. IHSG bergerak mixed dengan kecenderungan melemah pada kisaran 4.671-4.730.
Menurut Equity Analyst Sinarmas Sekuritas Christandi Rheza Mihardja, pada perdagangan hari ini, IHSG akan dipengaruhi oleh pelemahan rupiah yang terjadi di tanah air, dimana para investor merasa terhadap current account Indonesia.
"Investor masih ragu bahwa Indonesia dapat mengubah current account defisit menjadi surplus, sehingga rupiah melemah dan turut mempengaruhi indeks,"ujarnya di Jakarta, Kamis (25/7/2013).
Lebih lanjut, menurut Christandi perdagangan indeks akan dipengaruhi oleh data MBA mortgage applications US dan data new home sales yang diperkirakan naik 1,7 persen.
"Selain itu, PMI Eropa naik melebihi level 50 untuk pertama kalinya dalam 2 tahun, namun data preliminary survey oleh HSBC mengenai manufacturing China menunjukkan pelemahan,"jelasnya.
Sepanjang perdagangan, IHSG menyentuh level tertingginya 4.779,34 di awal sesi 1 dan menyentuh level terendahnya 4.677,89 jelang pre closing dan berakhir di level 4.718,10.
Volume perdagangan dan nilai total transaksi turun. Investor asing mencatatkan nett buy dengan penurunan nilai transaksi beli dan kenaikan transaksi jual. Investor domestik mencatatkan nett sell.
(Martin Bagya Kertiyasa)