Paket Kebijakan Pemerintah, Aksi Ambil Kesempatan

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Minggu 25 Agustus 2013 17:24 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Direktur IRESS Marwan Batubara mengatakan paket kebijakan ekonomi yang diambil pemerintah, terkesan mengambil kesempatan. Paket kebijakan tersebut yakni memberi keringanan untuk melakukan ekspor hasil mineral dan batubara (mineral).

"Justru saya melihat ada yang menumpangi kesempatan ini, ibarat jadi freelader. Kebijakan ini dipakai untuk menghadapi krisis agar mengubah Undang-Undang (UU) minerba," ungkap Marwan kepada Okezone, di Jakarta, Minggu (25/8/2013).

Menurut Marwan, seharusnya pemerintah mengoreksi apa yang diambil dalam paket kebijakan tersebut. Dengan demikian, seolah-olah ada yang mengambil kesempatan. "Kan ada perpu, koreksi tidak secara tiba-tiba. Diumumi saja di level Menteri Koordinator, saya kira ini apa yang tetapkan ini ya seolah-olah ada yang mengambil kesempatan," katanya.

Dalam paket kebijakan ekonomi tersebut, pemerintah memberi keringanan untuk melakukan ekspor hasil mineral dan batubara (mineral). Sebelumnya, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Susilo Suswoutomo mengatakan kelonggaran tersebut hanya diberikan bagi para perusahaan mineral dan batubara yang telah memperoleh predikat Clear and Clear .

Susilo menjelaskan, maksud dari kelonggaran kuota tersebut adalah bila sebelumnya, kuota ekspor hanya 100 ribu ton, namun produksinya 150 ribu ton. "Jadi hasil produksinya semua boleh di ekspor," tukas dia.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya