Pelaku Usaha Rumput Laut se-Asean Bentuk ASIC

Fakhri Rezy, Jurnalis
Sabtu 30 November 2013 11:13 WIB
Ilustrasi. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pelaku Usaha Rumput Laut Asean membentuk kelompok kerja untuk meningkatkan daya saing produk rumput laut di pasar Internasional. Gagasan tersebut muncul dalam pertemuan yang melibatkan stakeholder rumput laut se-Asean di Cebu, Filipina, 26-28 November 2013.

Ketua Umum Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI), Safari Azis menuturkan, Setelah lima kali mengadakan pertemuan sejak tahun 2012, pelaku usaha rumput laut dari enam negara ASEAN yang terdiri dari Indonesia, Filipina, Malaysia, Laos, Vietnam, dan Thailand telah sepakat membentuk kelompok kerja atau klub rumput laut yang dinamakan ASEAN Seaweed Industry Club (ASIC) di Filipina pada tanggal 28 November.

"Setelah masing-masing negara memberi presentasi perkembangan terkini dari hulu hingga hilir industri rumput lautnya, dan atas semangat kerjasama dan kolaborasi ASEAN, dibuatlah rencana aksi dalam meningkatkan daya saing produk rumput laut dipasar internasional dengan membentuk ASIC," kata Safari Azis pada keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (30/11/2013).

Pembentukan ASIC ini, lanjut dia, mengacu kepada Kerjasama ASEAN Co-Operation in Agriculture and Forest Products Promotion Scheme termasuk komoditas kelautan dan perikanan yaitu tuna dan rumput laut.

Pada pertemuan tersebut, delegasi Indonesia terdiri dari unsur swasta yakni anggota Asosiasi Rumput Laut Indonesia (ARLI ) dan pemerintah yang diwakili oleh pejabat Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. Secara aklamasi para peserta memutuskan untuk memilih Maximo Ricohermoso, Ketua Seaweed Industry Association of the Philippines (SIAP) sebagai Ketua ASEAN Seaweed Industry Club (ASIC).(rez)

(Widi Agustian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya