JAKARTA - PT Magna Finance Tbk (MGNA) berencana membuka jaringan baru atau kantor cabang selain yang sudah di buka di Pulau Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Namun, seberapa besar jaringannya, masih bergantung dari pertumbuhan Magna.
"Ya kita buka jaringan tergantung pertumbuhan kita. Karena kalau untuk tumbuh kita harus buka jaringan yang Baru. Jadi di satu daerah kita nggak bisa lipat gandakan," tutur Direktur Utama MGNA Goenadi Hadiwidjaja di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin (7/7/2014).
"Risiko kreditnya juga besar. Tahun ini paling tiga lah maksimal. Sekarang ada 28 kantor," tambah dia.
Menurut dia, untuk menyasar pembiayaan mobil baru ini tidak membutuhkan tambahan modal. "Cuma kita musti punya suku bunga yang lebih kompetitif," tambah dia.
Walaupun akan menyasar ke pembiayaan mobil baru, Goenadi mengatakan Magna tidak akan bergeser dari core bisnis saat ini yakni pembiayaan mobil bekas.
"Mobil bekas masih yang banyak. Karena kita punya core bisnis yang banyak itu di mobil bekas. Mobil Baru hanya untuk tambahan supaya kita lebih besar. Untuk pembiayaan motor, kami enggak ada rencana," tukasnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)