JAKARTA - PT Bank Dinar Indonesia Tbk telah resmi menjadi emiten ke-18 yang tercatat dilantai Bursa Efek Indonesia (BEI). Di mana, dalam listing perdana Sitara menggunakan kode emiten DNAR.
Pada perdagangan saham perdananya, saham Bank Dinar dibuka dengan harga Rp150 per saham, atau naik Rp40 dari harga awal yang ditawarkan sebesar Rp110 per saham.
Sementara pergerakan nilai saham tertinggi DNAR, berada pada level Rp178 per saham, atau naik sekitar 70 persen dari harga penawaran awal. Sedangkan level terendah berada pada Rp149 per saham.
Adapun jumlah volume yang ditransaksikan sebanyak 19932 lot saham dengan nilai transaksi Rp 399,2 juta. Frekuensi perdagangan terjadi 61 kali.
Diketahui, Bank Dinar Indonesia, melepas saham sebesar 500 juta saham baru atau setara 22,22 persen dari total modal dan disetor penuh.
Berikut 18 perusahaan yang telah melantai di BEI yakni, PT Bank Panin Syariah Tbk (PNBS), PT Bank Ina Perdana Tbk (BINA), PT Asuransi Mitra Maparya Tbk (ASMI), PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI), PT Tunas Alfin Tbk (TALF), PT Bali Towerindo Sentra Tbk (BALI), PT Wika Beton Tbk (WTON), PT Graha Layar Prima Tbk (BLTZ), PT Intermedia Capital Tbk (MDIA), PT Eka Sari Lorena Transport Tbk (LRNA), PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk (DAJK), PT Link Net Tbk (LINK), PT Chitose International Tbk (CINT), PT Magna Finance Tbk (MGNA), PT Batavia Prosperindo International Tbk (BPII), PT Mitrabara Adiperdana Tbk (MBAP), PT Bank Dinar Indonesia Tbk (DNAR), PT Sitara Propertindo (TARA).
(Fakhri Rezy)