SOLO - Antrean panjang kendaraan mulai terlihat di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Antrean itu terjadi menyusul mulai berkurangnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium.
Pengawas SPBU Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Suroto yang dikonfirmasi mengakui, pasokan BBM khususnya premium dari Depot Pertamina berkurang sejak Jumat (22/8/2014).
"Pada hari Jumat hanya 10 kilo liter (kl). Hari minggu kita minta 16 kl, yang dikirim hanya delapan kl. Hari ini (Senin) kita minta 16 kl. Kita tidak tahu apakah dikirim 16 kl atau delapan kl lagi," jelas Suroto saat ditemui di SPBU Mojolaban, Sukoharjo, Jawa Tengah, Senin (24/8/2014).
Kondisi serupa juga terlihat di SPBU Bejen, Karanganyar, Jawa Tengah. Di SPBU ini, dibandingkan pos BBM lainnya, antrean terjadi di BBM Premium. Mayoritas warga yang mengantre, berusaha memenuhi tangki bensin miliknya.
Saeful warga Matesih, Karanganyar, Jawa Tengah mengatakan awalnya dirinya tidak terpengaruh dengan adanya antrian di SPBU.
Namun, setelah dua hari melihat banyaknya antrian, sejak Jumat lalu, maka dirinya terpaksa memenuhi tangki kendaraan pribadi miliknya.
"Tadinya beli biasa. Saya kira hanya antrean biasa. Tadi sejak dua hari, banyak SPBU premium kosong, terus antrean banyak, terpaksa saya isi tangki bensin full," paparnya.
Sedangkan dari pihak PT Pertamina sendiri hingga saat ini belum ada keterangan resmi menyangkut adanya kekhawatiran warga menyusul berkurangnya BBM jenis Premium di beberapa SPBU yang ada di wilayah Surakarta.
Pantauan Okezone, Mobil tangki pembawa BBM tersebut baru masuk SPBU Mojolaban, Sukoharjo dan Bejen, Karanganyar sekira pukul 09.30 WIB. Pada pukul 10.30 WIB, pelayanan pengisian BBM ke kendaraan baru bisa dilakukan.
(Fakhri Rezy)