Minim Wirausaha, RI Jadi Pasar Produk Asing

Widi Agustian, Jurnalis
Senin 06 Oktober 2014 19:20 WIB
Minim Wirausaha, RI Jadi Pasar Produk Asing (Ilustrasi: Shutterstock)
Share :

JAKARTA - Kurangnya wirausaha muda menyebabkan Indonesia hanya sebagai pasar dari produk-produk asing yang masuk. Apalagi tahun depan sudah dimulainya era perdagangan bebas ASEAN.
 
Direktur Keuangan PT Dwi Aneka Jaya Kemasindo Tbk Witjaksono menjelaskan, jumlah pengusaha di Indonesia masih jauh dibawah angka ideal. Saat ini rasio pengusaha di Indonesia hanya sekitar 1,6 persen saja. Padahal isealnya sebuah negara maju haruslah memili rasio pengusaha di atas 5 persen. Dari 1,6 persen itu jumlah pengusaha yang berusia di bawah 40 tahun hanya 0,8 persen.

"Ini sangat memperihatinkan, untuk itu kita tergerak untuk menciptakan pengusaha-pengusaha belia di negeri ini,” kata Witjaksono dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (6/10/2014).

Witjaksono menegaskan tidak adanya karakter untuk berwirausaha yang ditanamkan sebagian besar orang tua sejak dini menyebabkan minimnya jumah pengusaha muda di Indonesia.

“Kebanyakan para orang tua selalu menanamkan dan mempersiapkan anak mereka menjadi pekerja ketimbang menjadi pengusaha,” kata Witjaksono.
 
Selain itu, Menurut Witjaksono sistem pendidikan di Indonesia saat ini kurang sukses menanamkan kesadaran berwirausaha. Dampaknya, jumlah masyarakat berminat menjadi pengusaha sampai sekarang masih minim.

“Kurikulum 2013 dirancang oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, tak juga memasukkan materi kewirausahaan secara terpadu di pelbagai tingkat pendidikan. Wirausaha itu harus dibangun melalui budaya kita, hal itu kemudian didampingi dengan ilmu pengetahuan, sayangnya kurikulum 2013 yang baru ini masih belum jelas, kacau, apalagi mengenai ilmu kesenian dan budayanya," katanya.

Akibat dari minimnya kesadaran berwirausaha, lulusan sekolah di negara ini, kurang bermental baja dalam pekerjaan. "Lebih cenderung melahirkan orang-orang yang pandai membuat perencanaan dibandingkan orang yang tipe pekerja,”lanjutnya.

Untuk jumlah wirausahawan di Indonesia, tercatat hingga Februari 2014, ada 44,2 juta orang yang berusaha membuka lapangan kerja secara berdikari. Sementara, total penduduk bekerja di republik ini mencapai 118,1 juta orang.

Bila dibedah lagi, wirausahawan di Indonesia terdiri dari jumlah penduduk berusaha sendiri 20,32 juta orang, berusaha dibantu buruh tidak tetap 19,74 juta orang dan berusaha dibantu buruh tetap 4,14 juta orang.

Mengacu data Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah, jumlah wirausahawan ini masih minim. Sebab, baru mencapai 1,56 persen dari total populasi. Bank Indonesia pun mencatat tingkat kewirausahaan Indonesia masih kalah dari negara-negara di kawasan. Jumlah pelaku usaha mandiri di Malaysia, Thailand, dan Singapura, melampaui 4 persen dari keseluruhan populasi.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya