JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil menyatakan bahwa Penyertaan Modal Negara (PMN) atau suntikan modal ke Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sekira Rp30 triliun akan dimasukkan ke dalam APBN-Perubahan 2015 yang diajukan bulan ini.
"Iya dibahas. Masalah alokasi yang tepat, kombinasi dengan mengurangi dividen dan lain-lain. Besok kita masukan ke APBN-P 2015. Tahun ini PMN kombinasi dengan dividen," sebut Sofyan di kantornya, Jakarta, Selasa (6/1/2014).
Sofyan menjelaskan, peningkatan PNM dari Rp5 triliun menjadi Rp30 triliun untuk BUMN karena pemerintah saat ini memiliki ruang fiskal yang sangat besar sekira Rp230 triliun.