Selain itu, dia berharap agar Suzuki terus melakukan langkah-langkah terobosan dalam meningkatkan ekspor dengan cara mengembangkan sepeda motor berukuran besar (250 cc ke atas), sesuai standar kualitas dan keamanan yang dipersyaratkan oleh pasar global terutama negara-negara maju seperti Eropa dan Jepang.
"Secara khusus melalui kesempatan ini, saya mengimbau kepada Suzuki Motor Corporation–Japan, agar bersama-sama dengan mitra usahanya di Indonesia mulai melakukan investasi pengembangan sepeda motor berukuran besar untuk tujuan ekspor," jelas dia.
Apalagi Pemerintah Indonesia, memproyeksikan untuk tetap menjaga iklim usaha yang kondusif serta senantiasa memberikan dukungan yang diperlukan agar para pelaku usaha nyaman berinvestasi di Indonesia.
"Akibatnya dari kebijakan pengembangan yang masih berorientasi domestik tersebut adalah produk automotif kita susah masuk ke pasar internasional, maka harus kita arahkan untuk pemenuhan kebutuhan pasar dalam negeri maupun berorientasi ekspor," tandas dia.
Sekadar informasi, ekspor akan dimulai tahun 2015 dengan volume ekspor sekitar 20.000 unit per tahun dan akan dikembangkan terus hingga volume ekspor mencapai 200.000 unit per tahun pada 2019.
(Martin Bagya Kertiyasa)