JAKARTA – Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo mewaspadai penguatan ekonomi Amerika yang mulai pulih, yang membuat mata uang dolar Amerika Serikat (AS) kian berjaya.
Kondisi itu membuat nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS sempat menyentuh level Rp13.000 per USD. Namun pada perdagangan pagi tadi, mata uang Garuda tersebut kembali ke level Rp12.900 per USD.
Mengomentari hal tersebut, Agus berharap APBN-P 2015 bisa direalisasikan dengan baik, sehingga secara fundamental membuat ekonomi menjadi positif dan berujung kepada stabilitas rupiah. “Namun secara umum, kita waspada kekuatan AS yang menguat," katanya di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (2/3/2015).