Pembangunan Pelabuhan Cilamaya Digeser, Angin Segar Bagi Pertamina

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Rabu 04 Maret 2015 13:36 WIB
Ilustrasi: Okezone
Share :

JAKARTA - Pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK) memutuskan untuk membangun Pelabuhan Cilamaya, Karawang, Jawa Barat. Pembangunan ini tidak akan mengganggu objek vital nasional milik anak usaha PT Pertamina (Persero) yakni PHE Offshore North West Java (ONWJ).

Hal ini pun akan menjadi angin segar bagi Pertamina. Pasalnya, perusahaan pelat merah ini terang-terangan menolak pembangunan Pelabuhan Cilamaya, lantaran akan mengganggu aktivitas operasi minyak dan gas bumi (migas) di area tersebut.

 

Menteri Perhubungan Ignasius Jonan menegaskan, pembangunan pelabuhan Cilamaya terus dilanjutkan dan hal ini sudah diputuskan oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

"Cilamaya jalan. Diputuskan Wapres jalan," ucap Jonan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (4/3/2015).

Jonan pun menjamin bahwa, pembangunan Pelabuhan Cilamaya tidak akan mengganggu operasi migas milik PHE ONWJ. Lantaran, lokasi pembangunan Pelabuhan Cilamaya akan digeser.

"Wong kita enggak ganggu ke daerah situ kok, daerahnya lain. Digeser. Enggak bakal ganggu," tegas Jonan.

Namun dirinya tidak menjelaskan secara detil lokasi pergeseran Pelabuhan Cilamaya tersebut.

"Nah, itu nanti bahaya itu, nanti tanahnya jadi mahal," candanya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya