Penuhi Target Pajak, Pemerintah Dinilai Membabi Buta

Prabawati Sriningrum , Jurnalis
Minggu 29 Maret 2015 11:03 WIB
Ilustrasi: Reuters
Share :

JAKARTA – Pemerintah diminta tidak terpaku pada penerimaan tahun ini yang diproyeksikan mencapai Rp1.296 triliun. Guna memenuhi target tersebut, pemerintah akan menerapkan Pajak Penjualan atas Barang Mewah (PPnBM) untuk sepatu, tas, jam tangan hingga perhiasan.

Pengamat Ekonomi Universitas Gadjah Mada (UGM) Tony Prasetiantono menilai pemerintah terkesan memaksakan dalam menargetkan pencapaian pajak dalam negeri.

"Di satu sisi pemerintah menargetkan pajak yang tinggi, tapi melihatnya semacam ‘membabi buta’ semuanya dipajaki. Ini sangat kontra produktif," ungkapnya di Jakarta.

Tony menjelaskan, bila pemerintah bersikap terlalu memaksa untuk mengejar target justru akan berdampak langsung kepada perekonomian, khususnya penurunan permintaan konsumsi.

"Jangan sampai pemerintah membabi buta untuk mengejar target itu. Karena semakin dipajaki maka ekonomi akan semakin lesu. Spending untuk konsumsi berkurang. Kenaikan pajak itu harus hati-hati jangan sampai kontra produktif," tandasnya.

Sebagaimana diketahui, target penerimaan pajak serta bea dan cukai pemerintah tahun 2015 sebesar Rp 1.296 triliun dinilai banyak kalangan terlalu besar. Setidaknya, bila dibandingkan dengan penerimaan pajak dan bea cukai 2014 sebesar Rp1.058,3 triliun.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya