Ekonomi Melambat, Menko Sofyan: Itu Harus Dimaklumi!

Dani Jumadil Akhir, Jurnalis
Selasa 05 Mei 2015 13:47 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Sofyan Djalil (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pertumbuhan ekonomi RI kuartal I-2015 melambat, bahkan hanya mampu tumbuh 4,7 persen. Lalu apa tanggapan pemerintahan Joko Widodo-Jusuf Kalla (Jokowi-JK)?.

Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Sofyan Djalil, melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 ini adalah sesuatu yang harus dimaklumi.

"Tapi kalau kondisi kuartal pertama sudah seperti itu ya bisa dimaklumi. Karena harga komoditas terganggu, selain itu spending pemerintah yang terlambat," kata Sofyan di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/5/2015).

Sofyan menambahkan, masalah lainnya yang membuat melambatnya pertumbuhan ekonomi kuartal I-2015 dikarenakan penyerapan anggaran belum tinggi. Terlebih lagi, APBN-Perubahan 2015 baru disahkan awal Februari.

"Kenapa terlambat karena APBN-P, perubahan nomeknlatur, perubahan pemerintah dan adminsitrasi. Baru uang keluar akhir April. Penyerapan relatif belum tinggi," jelasnya.

Sebagai informasi, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I-2015 sebesar 4,71 persen year on year (yoy). Sedangkan secara kuartalan (qoq) turun sebesar 0,18 persen.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya