Ekonomi RI Anjlok karena Minimnya Belanja Negara

Rachmad Faisal Harahap, Jurnalis
Rabu 06 Mei 2015 06:16 WIB
Ilustrasi (Foto : Shutterstock)
Share :

"Konsumsi rumah tangga sebesar 0,01 persen saja sudah tinggi, jadi wajar pertumbuhan ekonomi sampai 4,7 persen dengan target pertumbuhan ekonomi nasional sebesar lima persen," ucapnya.

Anggaran pemerintah belum terealisasi atau belum cair, tapi pemerintah sudah menaikkan harga, sehingga motor penggerak ekonomi tidak ada.

"Maka tidak ada pergerakan produksi, ditambah lagi asosiasi ritel Indonesia drop. Tapi harga yang tinggi mendorong daya jual beli," ungkapnya.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya