President Executive Officer Mandom Corporation Japan Motonobu Nishimura memberikan alasan kenapa pihaknya membangun pabrik baru tersebut di Kawasan Industri MM 2100, Bekasi. Menurutnya, karena masyarakat Indonesia merupakan salah satu konsumen utama dari Mandom Indonesia.
"Pengembangan pabrik baru Mandom Indonesia di Bekasi menjawab akan membutuhkan pasar konsumen," ujar Nishimura, di Cibitung, Bekasi, Jawa Barat, Jumat (12/6/2015).
Selain itu, dalam hal kapasitas produksi, pabrik baru diperkirakan dapat meningkatkan kapasitas hingga 1,6 kali dari kapasitas produksi pabrik lama di Sunter atau dari 970 juta pieces per tahun menjadi sekira 1,55 miliar pieces per tahun yang sanggup melayani masyarakat.
"Kami berharap besar dukungan kita akan terjaga dari masa ke masa. Untuk seluruh pihak dapat memberikan dukungannya," jelas dia.
Pada 1969, perseroan yang awalnya berdiri dengan nama PT Tancho Indonesia itu berganti nama menjadi PT Mandom Indonesia Tbk pada 2001. Kegiatan produksi komersial Perseroan dimulai pada 1971 dimana pada awalnya Perseroan menghasilkan produk perawatan rambut, kemudian berkembang dengan memproduksi produk wangi-wangian dan kosmetik.
"Sejak berganti nama perusahaan, banyak partner yang membantu. Kantor pusat dan pabrik baru ini membutuhkan waktu dua tahun untuk perancangan," ungkapnya.
(Martin Bagya Kertiyasa)