"Impor Handphone (HP) kita cukup besar, tentu diharapkan dengan adanya Pabrik Samsung yang baru ini, sangat diharapkan impor berkurang, karena pasokan HP bisa dari dalam negeri," tuturnya di Pabrik Samsung, Cikarang, Selasa (16/6/2015).
Dia mengatakan, dengan market share Samsung di Indonesia sebesar 40 persen, dan dengan adanya Pabrik produksi perakitan di Indonesia, diyakini mampu membuat instansi atau merek-merek HP lainnya ikut berinvestasi membangun pabrik produksinya di Indonesia.
Dia menegaskan, adanya Pabrik Samsung di Indonesia, harus menjadi pemicu bagi merek lain, untuk ikut menjadi basis produksi di Indonesia.
"Samsung sebagai contoh pertama, diharapkan merek HP lain ikut juga membangun Pabrik di sini. Selain kita bisa mengurangi impor, penyerapan tenaga kerja dengan adanya pabrik baru juga bisa dimanfaatkan," ujar Saleh.
(Martin Bagya Kertiyasa)