JAKARTA - Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Dwi Soetjipto berkeyakinan, sampai akhir 2015 Pertamina bisa meraih target laba bersih yang dipatok sebesar USD1,7 miliar meski ekonomi Indonesia melemah.
Pada semester pertama 2015, Pertamina telah membukukan laba bersih sekira USD570 juta. Yang jika dibandingkan dengan capaian yang sama pada tahun sebelumnya mengalami penurunan.
"Kita sih berharap laba kita sampai USD1,7 miliar sampai akhir tahun," kata Dwi di Kantornya, Jakarta, Rabu (5/8/2015).
Dwi menuturkan, upaya yang akan dilakukan Pertamina untuk mencapai target tersebut adalah membuat produksi migas lebih baik dan efisiensi.
Tidak hanya itu, Pertamina juga terus melakukan investasi dengan realisasi hingga semester pertama di 2015 mencapai USD1,87 miliar. Di mana, 72 persen di antaranya adalah di hulu migas.
"Produksi yang baik, efisiensi capai USD249 juta di semester 1, dan dalam setahun ditargetkan USD540 juta. Produksi di-upstream asumsi di USD60 juta per barel, tapi hari hari ini kan 52. Ini memang jadi penghambat tapi kita akan terus berjuang," tandasnya.
(Fakhri Rezy)