Susi menuturkan, perombakan yang terjadi pada pejabat eselon I KKP merupakan hal yang wajar demi tuntutan kinerja Kementerian KKP sendiri.
"Siapa yang menjamin dengan struktur yang sama akan lebih baik, reorganisasi is normal untuk profesionalisme dan tentu semua dituntut oleh pemerintah untuk berjalan lebih baik. Kan ada fakta integritas yang ditandatangani," kata Susi di Gedung Mina Bahari III KKP, Jakarta, Senin (31/8/2015).
Susi menyebutkan, dari total sekitar 14 jabatan eselon I yang dilelang sedari Mei 2015, masih menyisakan lima posisi lagi.
"Kan kita buka lagi untuk pansel, kan tadi sudah digeser untuk dibuka, ada PKIPM, ada tangkap, KP3K, ada kan 14, kita lima lagi yang belum, bulan depan sisanya," tambahnya.
Lanjut Susi, untuk beberapa jabatan eselon I KKP yang masih kosong atau belum ada yang mengisinya, akan dipimpin oleh pelaksana tugas dari lingkungan KKP.
"Kan Plt sama saja, karena semua posisi di lepas, kalau sekarang sudah tertentu, jadi harus dibuka, kemarin belum memenuhi, kalau Plt enggak boleh dari luar KKP," tandasnya.
(Rizkie Fauzian)