Saham Mayoritas Dimiliki Asing, Alasan MIKA Stock Split

Danang Sugianto, Jurnalis
Rabu 23 September 2015 17:05 WIB
Ilustrasi: Reuters
Share :

JAKARTA - PT Mitra Keluarga Karyasehat Tbk (MIKA) telah sepakat untuk melakukan pemecahan nilai nominal saham (stock split). Diakui pihak perseroan hal tersebut guna memancing investor lokal untuk memiliki saham MIKA.

Direktur Utama MIKA Rustiyan Oen mengatakan, pihaknya tidak merasa akan merugi dalam sisi nilai saham karena stock split. Namun rencana tersebut justru merupakan hal positif bagi investor lokal yang minim modal agar bisa masuk sebagai investor MIKA.

"Tujuannya memang pemodal lokal bisa lebih ikut berpartisipasi. Supaya kepemilikan lokal bisa naik. Kami kan Tbk Indonesia, tentunya kalau pemegang saham lokal lebih banyak itu luar biasa sekali," tuturnya di RS Mitra Keluarga Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (23/9/2015).

Menurut catatan Rustiyan, saat ini porsi pemegang saham asing di MIKA masih lebih besar ketimbang investor lokal. Perbandingannya yakni 60 persen asing, 40 persen lokal, termasuk kepemilikan saham dari founder.

Dengan melakukan stock split dengan skala 1:10, maka nilai saham MIKA berubah dari Rp28.500 menjadi Rp2.850. Namun jumlah saham yang diperdagangkan meningkat dari1.455.073.600 lembar menjadi 14.550.736.000 lembar saham, tanpa ada saham baru yang dikeluarkan (right issue).

"Jadi tujuan utama lainnya menambah jumlah saham yang beredar dengan tujuan yang lebih kecil. Harga saham MIKA untuk ukuran lokal memang cukup mahal. Diharapkan dengan harga saham lebih murah diharapkan pemain yang lebih kecil bisa lebih ikut berpartisipasi," imbuhnya.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya