JAKARTA - Proyek tol laut Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang digadang-gadang bisa memperkuat maritim Indonesia ternyata memiliki agenda terselubung.
Direktur Eksekutif Indonesia Maritime Institute (IMI) Yulian Paonganan menyebut poros maritim jadi kelanjutan agenda terselubung dari jalur sutra maritim China.
Jalur tersebut merupakan jalur yang disiapkan China untuk menghidupkan kembali rute perdagangan. Jalur sutera maritim China akan menghubungkan pelabuhan Tiongkok ke perairan Samudra Hindia, Teluk Persia, Laut Merah hingga Teluk Aden.
Menurut Yulian, fatal jika poros maritim Indonesia terhubung dengan jalur sutera maritim China. Dia bilang, dampak dari kebijakan poros maritim yang bersambungan dengan jalur sutera cukup besar.
"Indonesia akan dibanjiri produk China, sekarang bisa dilihatlah belum mulai saja kita sudah kebanjiran (produk China) apalagi kalau diberi akses yang seluas-luasnya," bebernya kepada Okezone di Jakarta.