Kisah Nama Ooredoo Menjadi Bagian Indosat

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 02 Desember 2015 20:49 WIB
Foto: Okezone
Share :

Kalau diibaratkan, saat ini kehidupan Anda bergantung pada smartphone. Smarphone yang membangunkan tidur Anda dan smartphone juga yang Anda pegang saat Anda terbangun. Anda pun telah benar-benar menikah dengan smarphone Anda.

Ketika kita berbicara mengenai Indosat yang Ooredoo hari ini, apakah Indosat bisa memacu kinerja ke depan?

Jadi, semua ini tentang rebanding. Branding hanya melihat hak merek itu berdiri. Dan juga kepada pelanggan seperti apa hak itu digunakannya. Begitu sulit mengubah apa yang kita lakukan sekarang. Mulai dari produk yang berbeda yang diluncurkan , kemudian cara kita meluncurkan 4G. Kami ingin 4G menjadi merek dan kedepan 4G ditambah.

Jadi, bukan jaringan mana yang tercepat menghubungkan pelanggan, tapi pelanggan ini yang mengkoneksi gaya hidup. Paling penting rebanding ini kembali meluncur.

Survei sepanjang tiga tahun diperlukan biaya besar untuk sosialisasi, kalau bicara sosialisasi, bagaimana Anda melihat secara matang pasar dapat menerima selama Indosat rebranding untuk Ooredo?

Kami tahu perjalan pergantian merek tidak mudah kami lakukan. Karena bukan hanya mengganti nama saja. Karena tidak hanya berbulan-bulan, tapi bertahun-tahun kita memikirkan pergantian ini. Alhamdulilah sejauh ini penerimaan masyarakat sangat baik. Pada saat meluncurkan Indosat Ooredoo pun kita menjadi topik nasional di Jakarta.

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya