Negosiasi Merger Indosat-Tri Indonesia Diperpanjang hingga 16 Agustus

Aditya Pratama, Jurnalis · Kamis 01 Juli 2021 10:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 01 278 2433664 negosiasi-merger-indosat-tri-indonesia-diperpanjang-hingga-16-agustus-ahCp0SNcrh.jpeg Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)

 JAKARTA – Merger PT Indosat Tbk (ISAT) dengan PT Hutchison 3 Indonesia (Tri Indonesia) masih dalam tahap negosiasi dan belum menemukan titik temu. Kedua pihak kembali memundurkan batas waktu negosiasi ke 16 Agustus 2021.

Adapun sebelumnya Indosat menyampaikan bahwa proses negosiasi merger dengan Hutchison 3 Indonesia dilakukan sampai 30 Juni 2021.

Baca Juga: Pemerintah Resmi Alihkan 776 Juta Saham Indosat ke PPA

Acting Corporate Secretary Indosat, Samuel Heru Wibowo mengatakan, melalui Surat Kesepakatan Bersama yang tidak mengikat (non-legally binding MoU) yang menjajaki kemungkinan kombinasi bisnis antara Perseroan dan Hutchison 3 Indonesia, akan kembali diperpanjang sampai dengan 16 Agustus 2021.

"Perpanjangan tersebut dilakukan untuk memberikan lebih banyak waktu bagi para pihak yang terlibat untuk mencapai kesepakatan akhir terkait dengan kemungkinan transaksi," ujar Samuel dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Kamis (1/7/2021).

Baca Juga: Ini Daftar 4 Kota yang Mendapat Layanan 5G Indosat, Apa Saja?

Samuel menambahkan, hingga dikeluarkan pemberitahuan ini tidak ada dampak material terhadap .kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.

Dapat kami yakinkan bahwa begitu informasi material lebih lanjut sehubungan dengan kemungkinan kombinasi bisnis tersebut ada, maka hal tersebut akan kami sampaikan ke pihak yang berwenang pada waktu yang tepat," kata dia.

Sebelumnya, Indosat telah memperpanjang proses negosiasi merger dengan Hutchison 3 Indonesia sampai 30 Juni 2021. Perpanjangan tersebut dilakukan sebagai tambahan waktu bagi para pihak yang terlibat untuk menyelesaikan proses uji tuntas yang sedang berlangsung. Sebelumnya, masa negosiasi hanya berlaku sampai 30 April 2021.

Induk usaha Indosat, Ooredoo QPSC telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) eksklusif dan tidak mengikat secara hukum dengan CK Hutchison Holdings Limited.

Hal ini sebagai bentuk penjajakan atas rencana penggabungan bisnis telekomunikasi mereka masing-masing di Indonesia, PT Indosat Tbk dan PT Hutchison.

“Masa eksklusivitas MoU ini berlaku hingga 30 April 2021,” tulis keterangan tertulis Ooredoo QPSC, Senin (28/12/2020).

Ooredoo sedang dalam tahap awal menilai manfaat dari transaksi potensial tersebut. Sebagai bagian dari strategi perusahaan, secara teratur meninjau prioritas strategis dan posisi pasar di semua operasi, dan kontribusinya kepada Grup Ooredoo.

“Ooredoo ingin menekankan bahwa tidak ada kesepakatan yang mengikat terkait dengan kemungkinan itu kombinasi telah dimasukkan menjadi pada tanggal pengumuman ini. Perusahaan akan membuatnya pengumuman lebih lanjut jika diperlukan,” sambungnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini