Ia juga mengungkapkan bahwa masyarakat sangat berharap keseriusan Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Kampar. Sampai saat ini Pemprov Riau hanya sekadar memberikan janji-janji melanjutkan perbaikan jalan.
"Kemarin dijanjikan BPBD Provinsi Riau untuk kirimkan alat. Tapi sampai sekarang tak ada masuk," katanya.
Ari juga mengungkapkan, perbaikan jalan beberapa pekan lalu tak menyelesaikan masalah, bahkan membuat kondisi jalan parah karena menimbulkan lumpur padat. "Tanah ndak dibuang, tanah itu cuma didatarkan, tentu rusak pas hujan, tambah dalam karena hujan," ucapnya.
Kemudian jembatan yang rusak belum satu pun yang diperbaiki. "Yang punya mobil tak bisa bawa pulang mobilnya, terkurang di Lipat Kain," katanya.
Dari informasi yang didapatkan dari BPBD Riau kata Ari, kemungkinan adanya bantuan pangan untuk tujuh desa korban banjir dan longsor di Kampar Kiri Hulu tipis sebab saat ini tidak ada lagi anggaran untuk mengangkut bahan kebutuhan pokok dengan menggunakan helikopter sebagaimana yang dilakukan BPBD Riau beberapa hari lalu.
(M Budi Santosa)