Dengan ketinggian mencapai 425,5 meter, menjadikan bangunan perumahan tertinggi di dunia dan nomor 14 tertinggi secara keseluruhan. Sungguh luar biasa bukan hanya untuk ketinggian ekstrim, tapi untuk tingkat kerampingannya juga.
Dengan rasio kerampingan 1:15, para menara supertall melambangkan tipologi 'superslim' alias 'super ramping' yang telah dimungkinkan oleh kemajuan teknologi ketahanan lateral. Bangunan-bangunan ini sangat lazim ditemukan di daerah perkotaan padat seperti New York, di mana harga perumahan, terbatasnya ketersediaan lahan dan melonjak hunian mewah, menjadikan mereka membangun bangunan 'super ramping' ini.
(dhe)
(Rizkie Fauzian)