Cara berikutnya untuk bisa menghemat air di rumah adalah dengan menggunakan keran aerator. Aerator sendiri adalah sebuah mesin penghasil gelembung udara yang gunanya adalah menggerakkan air di dalam Akuarium agar airnya kaya akan oksigen terlarut yang mana sangat dibutuhkan oleh semua ikan. Dengan alat ini Anda akan mampu membatasi aliran dari keran. Dari sana maka pada akhirnya Anda akan mampu melakukan penghematan air dengan baik.
8. Gunakan Filter Air
Bila Anda seringkali membeli air dengan kemasan galon maka Anda bisa melakukan penghematan lagi dengan cara menggunakan filter air. Apa efeknya? Ya dengan menggunakan filter air, Anda tidak perlu lagi membeli air kemasan atau air galon. Anda bisa memanfaatkan air keran di rumah Anda untuk dikonsumsi dengan baik dengan memfilternya dengan sebuah alat. Mungkin saja Anda pada waktu pembelian awal Anda harus mengeluarkan dana yang besar, namun di suatu waktu jika Anda melakukan penghitungan atau kalkulasi maka Anda akan merasakan bahwa Anda lebih berhemat.
9. Gunakan "point of use" pemanas air
Komponen berikutnya yang bisa Anda gunakan untuk melakukan penghematan air adalah “point of use” pemanas air. Dengan adanya pemanas kecil ini maka air panas bisa langsung Anda peroleh dan Anda gunakan tanpa harus membuang air sambil menunggunya hangat. Dari adanya permintaan air panas yang cukup besar saat ini, maka pemanas air ini mampu menjadi solusi berhemat. Selain menjadi solusi berhemat, pemanas air ini akan cukup menguntungkan Anda karena tidak perlu memerlukan ruang yang besar untuk penyimpanannya.
10. Gunakan Mesin dan Selang Bertekanan Untuk Mencuci Mobil
Selain penggunaan air saat menggosok gigi, aktivitas mencuci kendaraan juga umumnya akan membuat air sering kali terbuang dengan jumlah yang banyak. Maka jika Anda memang sedang berencana melakukan penghematan, Anda bisa melakukan teknik penggunaan mesin dan selang bertekanan pada aktivitas mencuci kendaraan. Dengan menggunakan mesin dan selang bertekanan (pressure washer), maka diyakini hal ini akan mampu menghemat hingga 80 persen penggunaan air. Selain menghemat air, dengan teknik ini seseorang juga dipercaya mampu menghemat banyak waktu.
11. Gunakan Air Kembali