Cara Restorasi Lahan Gambut untuk Menurunkan Emisi

Antara, Jurnalis
Minggu 31 Januari 2016 13:33 WIB
(Foto: Reuters)
Share :

Dwi juga meminta saat restorasi fungsi hidrologi harus diperhatikan. “Mengembalikan ke fungsi awal adalah cara yang paling benar,” tuturnya.

Mengenai rencana restorasi ini, Badan Restorasi Gambut (BRG) merancang dialog bersama kalangan pengusaha untuk mendukung program tersebut. "Kami merancang format untuk berdialog dengan pengusaha-pengusaha karena belum terlaksana. Dalam waktu dekat akan difasilitasi oleh Kantor Kepresidenan," kata Kepala BRG Nazir Foead di sela-sela Konferensi Pers Terkait Urgensi Isu Perubahan Iklim dan Rencana Pelaksanaan Festival Iklim di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) di Jakarta, Kamis 28 Januari 2016.

Selain itu, ia mengemukakan, BRG juga telah melakukan beberapa kali pembahasan dengan lembaga-lembaga donor yang memiliki kepentingan besar untuk restorasi gambut di Indonesia. BRG juga ingin mendengar masukan dari kalangan pengusaha, apakah mereka mempunyai contoh kerja dalam restorasi gambut.

Sebelumnya Asia Pacific Resources International Holdings Ltd (APRIL) mengatakan siap bergandengan tangan dengan pemerintah melalui BRG. Tony Wenas selaku Indonesia Operations Managing Director APRIL mengaku sudah membuat program Restorasi Ekosistem Riau (RER) di Semenanjung Kampar sejak empat tahun lalu.

Cakupan wilayah pengelolaan RER terus ditingkatkan dari awalnya 20 ribu hektare (ha) dan menjadi 150 ribu ha saat ini. “Langkah tersebut merupakan upaya kami untuk melestarikan gambut di Semenanjung Kampar sekaligus implementasi komitmen 1:1 (satu banding satu) dalam Sustainable Forest Management Policy (SFMP) 2.0,” katanya.‎

(Widi Agustian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya