Gaya Baru Furnitur Rustik

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 03 Februari 2016 18:11 WIB
Share :

JAKARTA - Meskipun terlihat “kasar”, furnitur dengan finishing tersebut semakin banyak digunakan. Gaya baru pun muncul, yakni furnitur dengan gaya rustik berwarna dan whitewash. Seperti apa tampilan furnitur yang lebih identik dengan gaya natural itu?

Tidak hanya penghuni rumah, pemilik restoran pun kini seakan menggandrungi furnitur dengan finishingrustik sebagai pengisi interior.

Kesan natural yang diciptakan memang mampu membawa suasana alam ke dalam rumah. Gurat-gurat alami kayu yang ditimbulkan pun membuat hunian tampak lebih hangat. Disebut sebagai rustik, jenis furnitur ini paling tepat digunakan bila Anda ingin menghadirkan nuansa pedesaan ke dalam rumah. Rustik atau karakter asli sering juga disebut desain unfinished.

Menurut Nurrizka, arsitek dari VA’astu Studio, rustik merupakan istilah untuk furnitur yang di-finishing setengah matang. “Material yang digunakan sering tidak difinishing agar mengeluarkan kesan natural sehingga bisa menciptakan suasana alami di dalam rumah,” ujarnya. Gaya rustik identik dengan furnitur kayu berwarna netral yang menonjolkan guratan serta garis-garis kayu nan alami. Furnitur ini juga memiliki finishing khas yang bisa memunculkan kesan kusam.

Tak jarang, rustik disebut sebagai konsep interior yang “kampungan” karena furnitur yang digunakan biasanya bersifat kasar dan tua, seperti furnitur yang dipakai di pedesaan. Konsep ini seakan membawa kita kembali ke zaman dahulu, di mana sebagian besar interior menggunakan bahan dasar alami. Kendati demikian, saat ini justru banyak pemilik rumah mulai menggunakan furnitur lusuh ini di kediaman mereka. Beberapa restoran pun memakai furnitur dengan finishing rustik sebagai elemen interiornya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya