JAKARTA - Hari ini ribuan sopir taksi dan sejumlah sopir angkutan umum lainnya melakukan demontrasi untuk menuntut ketegasan pemerintah mengatasi transportasi berbasis online.
Tuntutan ini jelas beralasan, karena para supir telah kehilangan sejumlah pendapatannya akibat layanan transportasi online. Menanggapi hal tersebut, PT Blue Bird Tbk mengklaim telah memberikan pendapatan yang menguntungkan pada para pengemudinya.
Direktur Blue Bird Adriantor Joko Sutono mengatakan, bisnis model pemberian pendapatan Blue Bird berbeda dengan taksi lainnya. Blue Bird menggunakan skema komisi bukan setoran untuk per harinya.