Orang Ini Masuk Daftar Panama Papers tapi Ekonominya Pas-pasan

Danang Arradian, Jurnalis
Rabu 06 April 2016 14:58 WIB
BEI. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Bocornya dokumen Panama Papers diragukan oleh Direksi PT Bursa Efek Indonesia (BEI). Pasalnya beberapa nama orang Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut ternyata dalam kondisi finansial yang kurang baik.

Direktur Transaksi dan Kepatuhan BEI Hamdi Hassyarbani mengaku memiliki teman yang namanya masuk ke dalam daftar tersebut. Namun, sepengetahuannya, kondisi finansial dari kerabatnya tersebut sangat jauh dari gambaran sosok oknum 'pengemplang' pajak yang seharusnya bergelimang harta.

"Saya agak meragukan data itu. Karena ada beberapa orang yang sebetulnya secara finansial tidak pantas masuk ke situ. Saya punya teman yang kondisinya pas-pasan, malah ekonominya jelek, tapi namanya masuk," ujarnya di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (6/4/2016).

Menurut Hamdi, teman yang tidak mau disebutkan namanya tersebut hanya dimanfaatkan namanya untuk membuat perusahaan formalitas yang hanya digunakan untuk menyimpan dana guna menghindari pajak di Indonesia.

"Itu teman dekat saya sendiri. Saya hubungi dia, kok nama kamu masuk? 'Iya dulu nama saya pernah dipinjam untuk set up company'. Mungkin dulu namanya pernah dipinjam untuk bikin papper company. Jadi namanya muncul. Makanya saya lihat namanya aneh-aneh," imbuhnya.

(Baca Juga: Menkeu Bakal Investigasi Dokumen Panama Papers)

Kendati meragukan data Panama Papers tersebut, Hamdi tidak memungkiri jika sebagian nama orang Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut memang berniat untuk menyimpan dana di wilayah tax heaven tersebut.

"Mungkin sebagian ada yang benar, orang yang tujuannya untuk mengakali pajak, tapi enggak semuanya juga. Jadi integritas datanya meragukan. Sepertinya mereka hanya mengambil nama-nama yang pernah masuk di perusahaan-perusahaan formalitas di sana," katanya.

"Kasihan orang-orang yang namanya hanya dipakai untuk setup company kemudian namanya masuk ke situ. Padahal secara finansial orangnya tidak sesuai," tambah dia. (mrt)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya