(Baca Juga: Menkeu Bakal Investigasi Dokumen Panama Papers)
Kendati meragukan data Panama Papers tersebut, Hamdi tidak memungkiri jika sebagian nama orang Indonesia yang masuk dalam daftar tersebut memang berniat untuk menyimpan dana di wilayah tax heaven tersebut.
"Mungkin sebagian ada yang benar, orang yang tujuannya untuk mengakali pajak, tapi enggak semuanya juga. Jadi integritas datanya meragukan. Sepertinya mereka hanya mengambil nama-nama yang pernah masuk di perusahaan-perusahaan formalitas di sana," katanya.
"Kasihan orang-orang yang namanya hanya dipakai untuk setup company kemudian namanya masuk ke situ. Padahal secara finansial orangnya tidak sesuai," tambah dia. (mrt)
(Rani Hardjanti)