Untuk perluasan pelayanan transaksi perbankan, Bank Dinar kembali membuka jaringan ke-15 pada Desember 2015 berupa Kantor Kas di area strategis Jembatan Lima, Jakarta Barat.
"Secara umum untuk 2016, Bank Dinar tetap mengedepankan kehati-hatian dalam pengambilan keputusan untuk melayani nasabah, khususnya berkaitan pemberian kredit untuk dapat memenuhi target pertumbuhan sebesar 18,53 persen, DPK ditargetkan tumbuh 10,14 persen dan tetap menjaga Loan to Funding Ratio (LFR) di kisaran 78-92 persen," ucap Hendra.
RUPST Bank Dinar yang dipimpin Komisaris Utama, Dr. Syaiful Amir, SE, AK dan dihadiri Nio Yantony, pemegang saham terbesar (34,16 persen) serta pemegang saham lainnya, diantaranya menyetujui Laporan Direksi tentang kinerja Perseroan dan pengesahan Neraca serta perhitungan laba rugi perseroan untuk tahun buku yang berakhir 31 Desember 2015.
RUPST juga menyetujui usulan Perseroan untuk tidak membagikan dividen kepada Pemegang Saham dan seluruh laba bersih sebesar Rp14,02 miliar setelah dikurangi jasa produksi pengurus dan karyawan, dicatatkan sebagai laba yang ditahan untuk memperkuat modal dalam rangka pertumbuhan usaha Bank Dinar.
(Widi Agustian)