YUNANI - Ketidakpastian terkait kegagalan Yunani untuk membayar utangnya bisa membuat pasar kembali bergejolak musim panas ini. Namun seorang pejabat Yunani mengatakan, investor tidak perlu khawatir tentang kemampuan bangsa tersebut untuk mencari kekurangan uang guna memenuhi kewajibannya.
Yunani akan membutuhkan tambahan anggaran untuk menutup utang mereka sekira 3,5 miliar euro atau sebesar USD3,96 miliar yang jatuh tempo pada Juli. Menteri Dalam Negeri Yunani Nikos Pappas yakin jika Yunani akan mencapai kesepakatan pada pertemuan dengan menteri keuangan zona euro pada 24 Mei.
"Kami sangat dekat dengan kesepakatan perjanjian dengan mitra kami," kata Pappas seperti dilansir dari CNBC.
Musim panas lalu, Yunani dan kreditur telah sepakat adanya paket bailout sebesar 86 miliar euro atau sekira USD97,27 miliar, bergantung pada perjanjian reformasi. Yunani terus berjuang untuk melakukan penghematan dari kesepakatan tersebut, termasuk yang baru saja di pensiun dan pajak penghasilan reformasi.
Pappas mengatakan, pemerintah Yunani telah mengambil langkah-langkah yang signifikan untuk meningkatkan stabilitas dan membuat negara tersebut lebih ramah untuk bisnis. Dia menambahkan, Yunani telah mencapai kemajuan yang lebih cepat dari yang dibayangkan siapa pun dalam reformasi fiskal.
Meski demikian, dia mengakui frustrasi dengan syarat reformasi, yang sebagian besar melawan persyaratan Perdana Menteri Alexis Tsipras yang sebelumnya disebut-sebut.
(Martin Bagya Kertiyasa)