Ditjen Pajak Tak Mau Gaduh Soal Keterbukaan Data Kartu Kredit

Dedy Afrianto, Jurnalis
Jum'at 20 Mei 2016 05:07 WIB
Ilustrasi: Reuters
Share :

JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) beberapa waktu lalu mengeluhkan peningkatan jumlah penutupan kartu kredit hingga mencapai tiga kali lipat. Peningkatan ini terjadi setelah Kementerian Keuangan mengeluarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 39/PMK.03/2016 tentang Rincian Jenis Data dan Informasi Serta Tata Cara Penyampaian Data dan Informasi yang Berkaitan dengan Perpajakan.

Keluhan ini pun segera ditanggapi oleh Direktorat Jenderal Pajak. Menurut Direktur Penyuluhan Pelayanan dan Humas Direktorat Jenderal Pajak Mekar Satria Utama, nantinya Direktorat Jenderal Pajak akan melakukan kajian bersama Bank Indonesia (BI) dan pihak perbankan lainnya.

"Direktorat Jenderal Pajak dalam penerapan kebijakannya berupaya untuk tidak akan terjadi distorsi dalam pemeriksaan data. Tapi kalau ada kajian teknis dari BI dan perbankan, kita akan terbuka," kata Mekar kepada Okezone.

(Baca Juga: Intip Kartu Kredit Bikin Transaksi Turun, Menkeu Enggan Revisi Aturan)

Namun, saat ini perbankan masih diwajibkan untuk melaporkan data transaksi kartu kredit kepada Direktorat Jenderal Pajak. Hingga akhir bulan ini, kebijakan tersebut dipastikan masih tetap berjalan seperti bulan sebelumnya.

"Sementara masih jalan yang pemeriksaan kartu kredit, yang pasti sampai bulan Mei kita masih minta perbankan untuk periksa data kartu kredit," imbuh Mekar.

Rencananya, Direktorat Jenderal Pajak akan melakukan kajian ulang terhadap kebijakan pemeriksaan data kartu kredit ini. Namun, kata Mekar, saat ini yang menjadi fokus utama sebelum melakukan kajian ulang terhadap kebijakan tersebut adalah dengan melakukan sosialiasi kepada masyarakat umum. Dengan begitu, diharapkan kebijakan ini tidak disalahartikan oleh masyarakat sebagai ancaman akibat transparansi data.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya