Terlalu Fokus Pada Sawit, Mendag: Sekarang Jambu Saja Harus Impor

Kurniasih Miftakhul Jannah, Jurnalis
Senin 23 Mei 2016 13:56 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong menuturkan, perhatian pemerintah terhadap sektor pertanian masih sangat kurang. Saat ini, fokus pemerintah terlalu besar pada sektor sawit saja, sehingga menimbulkan ketimpangan.

Adanya jurang antara industri sawit dan hasil pertanian lain, acap kali membuat Indonesia kekurangan produksi. Akhirnya, untuk menutup kekurangan pemerintah terpaksa melakukan impor.

Pria yang akrab disapa Tom ini mengaku mendapat laporan adanya kekurangan bahan baku jambu untuk produksi pabrik jus. Alhasil, agar produksi tetap berjalan, jambu didatangkan dari Negeri Bollywood alias India.

"Saya dapat laporan, suatu pabrik jus besar sekali sekarang sudah kekurangan jambu, sekarang jambu saja harus impor dari India, jadi ini salah contoh struktur agri industri kita terlalu timpang, hanya ke sawit saja," kata Lembong di Shangri-La, Senin (23/5/2016).

Padahal, lanjut dia, banyak sektor lain seperti kelapa, buah-buahan bahkan bambu dan lidah buaya yang sangat kurang perhatian dari pemerintah. Lembong menilai, ketimpangan perhatian ini menjadi satu kelemahan yang harus dibenahi pemerintah Indonesia.

"Saya kira perhatian, itu salah satu kelemahan kita karena perhatian kita timpang cenderung kepada sawit akhirnya sektor pertanian yang lain perhatiannya kurang seperti kelapa dan buah-buahan," tukasnya

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya