"Ujung-ujungnya ini akan meringankan APBN," ucapnya.
Dengan demikian, masih kata Emma, portofolio wilayah pembiayaan SMI yang selama ini cenderung miring ke kiri, akan bisa perlahan seimbang. Mengingat percepatan pembangunan akan mulai digencarkan dari wilayah Tengah hingga ke Timur Indonesia.
"Sekarang portofolio kami masih miring ke kiri, yakni wilayah Barat. Ke depan, dengan pinjaman dari produk tadi, distribusi pembiayaan bisa ke wilayah Tengah dan Timur Indonesia," pungkasnya.
(Raisa Adila)