Siap-Siap, Harga Rumah Diperkirakan Segera Naik

Fhirlian Rizqi Utama, Jurnalis
Selasa 26 Juli 2016 16:21 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Harga jual rumah nasional untuk tipe kecil atau rumah tapak dipekirakan bakal merangkak naik secara umum pada triwulan II-2016. Setelah mengalami penurunan pada triwulan I-2016.

Menurut Division Head Strategic Innovation & Permornace Manager PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Mahelan Prabantarikso menduga, kenaikan tersebut dipengaruhi dari tingkat inflasi yang menyebabkan bahan baku dari rumah yang naik. (Baca juga: DP Rumah Lebih Pengaruhi Daya Beli daripada Suku Bunga)

"Diperkirakan rata-rata harga rumah untuk index housing ini mengalami kenaikan, secara umum ya walaupun tidak signifikan hanya 1 persen," ujar Mahelan di Jakarta, Selasa (26/7/2016).

Namun, Mahelan mengungkapkan, saat ini pihaknya masih mengolah data untuk BTN Housing Index. Rencananya data tersebut baru akan bisa diluncurkan pada awal Agustus 2016.

"Perkiraan alami kenaikan, tapi lihat nanti ya karena Housing Index triwulan II masih diolah, karena kan harus compare dengan triwulan I," tuturnya.

Untuk sekadar diketahui, berdasarkan data BTN Housing Index triwulan I-2016, rata-rata harga jual rumah nasional untuk tipe 36 meter persegi ke bawah sebesar Rp243,66 juta atau turun 3,85 persen dibandingkan triwulan IV-2015 sebesar Rp253,41 juta.

Harga jual untuk rumah tapak tipe 37 sampai 45 meter persegi sebesar Rp318,50 juta atau turun 11,76 persen dibandingkan triwulan sebelumnya Rp360,94 juta. Sedangkan untuk tipe 46-70 meter persegi rata-rata secara umum sebesar Rp329,45 juta, turun 34,28 persen dibandingkan triwulan sebelumnya Rp501,26 juta. (Baca juga: Sumatera Wilayah Paling Potensial Penyaluran Kredit Rumah)

BTN Housing Index merupakan indeks harga rumah untuk tipe tapak primer di 34 provinsi di Indonesia.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya