Membangun reputasi kredit yang baik, apakah karena Anda bankrut atau bercerai, atau Anda buat kesalahan dengan keuangan Anda, tidaklah rumit.
Selama Anda sabar dan merencanakan, Anda dapat membangun kredit dan akhirnya memperoleh kembali peringkat kredit yang sangat bagus.
Berikut ini adalah beberapa cara untuk membangun kembali reputasi kredit yang baik:
1. Periksalah Laporan Kredit Anda
Ketahuilah di mana posisi Anda secara keuangan. Periksalah laporan kredit anda untuk melihat secara pasti di mana Anda perlu perbaikan. Apakah Anda sering telah membayar cicilan? Apakah hutang Anda terlalu besar melebihi kemampuan Anda membayar?
Petunjuk-petunjuk ini dapat membantu Anda menggambarkan hal apa untuk ditangani pertama kali. Anda dapat memperoleh laporan dari Bank Indonesia.Periksalah laporan kredit Anda sehubungan dengan kesalahan-kesalahan dan penyalahgunaan. Kesalahan dapat menurunkan peringkat kredit Anda. Jika laporan tidak akurat, perbaikilah.Ini dapat menjadi salah satu cara termudah untuk memperbaiki peringkat kredit.
2. Membayar Tagihan Tepat Waktu
Riwayat membayar tepat waktu adalah yang paling menentukan untuk menentukan tingkat kredit Anda. Jika Anda belum melunasi pembayaran, peringkat kredit Anda tidak dapat diperbaiki. Datangilah Bank Indonesia dan jelaskan situasi Anda, jika Anda tidak membayar tepat waktu.
Sebetulnya ini adalah semacam cara untuk meminta ampun dengan cara berjanji berkomitmen sepenuh hati untuk melunasi. Karena pada dasarnya, lembaga keuangan adalah lembaga yang paling tidak dapat diganggu gugat sehubungan dengan keterlambatan pembayaran. Jika sudah tiba waktunya Anda harus membayar, ketidakmampuan membayar berakibat fatal.
3. Otomatiskan Pembayaran
Pembayaran tagihan listrik yang dibayar tepat waktu juga dapat memperbaiki peringkat kredit Anda. Perusahaan penyedia jasa apapun, dapat melaporkan Anda ke Bank Indonesia jika Anda terlambat membayar walaupun hanya sehari.
Otomatiskanlah pembayaran lewat debet otomatis. Bank memiliki fitur otomatis ini agar para penghutang dapat membayar tepat waktu. Sistem ini dapat bekerja dengan baik jika Anda memiliki penghasilan tetap yang dikirim secara tetap juga.
4. Hindari Menutup Kartu Kredit
Sebisa mungkin hindari menutup akun kartu kredit. Makin panjang riwayat kredit Anda, makin baik peringkat kredit Anda.
5. Bayarlah Hutang-hutang
Faktor kedua terpenting dalam peringkat kredit adalah pemanfaatan kredit. Pemanfaatan kredit adalah ukuran seberapa besar hutang yang Anda punya. Misal, tersedia kredit Rp100 Juta, Anda meminjam Rp75 Juta, maka pemanfaatan kredit Anda adalah 75%.
Jika Anda menggunakan porsi kredit terlampau besar, peringkat kredit Anda dapat memburuk. Rencanakanlah untuk membayar hutang lebih cepat. Secara jujur, evaluasilah pengeluaran-pengeluaran Anda, dan potonglah. Gunakan tabungan Anda untuk mengurangi hutang. Jika Anda dapat mengurangi hutang, peringkat dari porsi pemanfaatan kredit akan membaik, dan akan meningkatkan peringkat kredit Anda secara keseluruhan.
6. Gunakan Kartu Kredit yang Aman
Salah satu cara cepat membangun riwayat pembayaran adalah menggunakan kartu kredit. Kartu kredit yang aman dapat membantu langkah ini. Ingat bahwa ketidakdisiplinan dalam membayar akan dilaporkan ke Bank Indonesia.
7. Mendapatkan Kredit Angsuran
Pada dasarnya peringkat kredit dibangun dengan banyak berhutang tetapi disiplin dalam pembayaran dan tepat waktu. Jika Anda tidak pernah berhutang, Anda tidak punya peringkat kredit. Mengambil kendaraan dengan cara dicicil membuat Anda masuk dalam daftar pemegang peringkat kredit.
Dari satu data cicilan inilah peringkat kredit Anda ditentukan. Jika pernah saja sekali Anda terlambat membayar cicilan, Anda dilaporkan secara otomatis oleh sistem dan peringkat kredit Anda memburuk. Ke depan, jika Anda berencana untuk meminjam uang ke bank manapun, permohonan Anda akan ditolak. Keterlambatan Anda, apapun alasannya, dianggap sebagai sebuah sifat tidak disiplin.
Ini bergantung juga dari seberapa besar penghasilan Anda. Anda dapat mencicil sebanyak apapun barang, kendaraan, rumah, dengan syarat penghasilan Anda memadai untuk membayar. Itulah sebabnya berapa tingkat penghasilan dan gaji serta jenis pekerjaan selalu menjadi pertanyaan saat berhadapan dengan lembaga-lembaga keuangan.
Kebiasaan yang baik yang dimaksud di sini adalah yang tercatat di sistem pembayaran lembaga kredit. Yaitu kedisiplinan Anda untuk membayar. Membangun peringkat kredit yang baik memerlukan kesabaran. Anda tidak dapat membangunnya dalam waktu cepat. Jika hidup Anda bergantung pada kredit dan sudah menjadi kebiasaan, Anda sangat tidak ingin untuk merusak peringkat itu.
(Fransiskus Dasa Saputra)