YLKI Dukung Harga Rokok Rp50.000 per Bungkus

Hendra Kusuma, Jurnalis
Jum'at 19 Agustus 2016 14:20 WIB
Ilustrasi (Foto : Okezone)
Share :

JAKARTA - Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mendukung usulan pemerintah yang ingin menaikan harga rokok hingga dua kali lipat atau menjadi Rp50 ribu per bungkus.

Menurut Ketua Harian YLKI Sudaryatmo, dengan harga rokok menjadi Rp50 ribu per bungkus, maka kesehatan masyarakat atau konsumen lebih terjaga.

"Kita mendukung, karena justru itu kepentingan masyarakat," kata Sudaryatmo saat dihubungi Okezone, Jakarta, Jumat (19/8/2016).

 [Baca juga: Harga Rokok Naik Jadi Rp50.000, Kemenkeu: Nanti Kami Diskusikan]

Sudaryatmo menilai, sebelum Indonesia menerapkan, sudah banyak negara-negara yang menerapkan hal serupa dan dianggap berhasil dalam mengontrol penggunaan tembakau.

"Di negara lain sudah banyak," tambahnya

Diketahui, Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC) tengah mengkaji usulan kenaikan harga rokok hingga dua kali lipat atau menjadi Rp 50 ribu per bungkus. Unit Eselon I ini harus mempertimbangkan dari sisi aspek ekonomi apabila ingin menaikkan tarif cukai rokok sehingga perusahaan terpaksa menjual rokok seharga tersebut.

Menurutnya, pemerintah harus mempertimbangkan usulan tersebut bukan saja dari sisi kesehatan, tapi juga dari aspek ekonomi, seperti industri, petani dan keberlangsungan penyerapan tenaga kerja.

Kenaikan harga rokok yang terlalu signifikan akan berdampak negatif bagi industri. Bahkan efek buruk lainnya, sambung dia, marak peredaran atau penyelundupan rokok ilegal.

(Raisa Adila)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya