Muamalat Salurkan Rp75 Miliar ke Duta Mentari Raya

Koran SINDO, Jurnalis
Rabu 21 September 2016 10:42 WIB
Ilustrasi : Okezone
Share :

JAKARTA – Bank Muamalat Indonesia memberikan dukungan pembiayaan Line Facility Al Murabahah sebesar Rp75 miliar kepada PT PPA Kapital (PPAK) melalui anak perusahaan, PT Duta Mentari Raya (DMR), yang bergerak di bidang pengelolaan kelapa sawit.

Pembiayaan ini sebagai bentuk investasi pembangunan pabrik pengelolaan kelapa sawit (PKS) di Singingi, Riau. Direktur Bisnis Korporasi Bank Muamalat Indra Y Sugiarto mengatakan, pembiayaan ini akan dilakukan secara bertahap yakni tahap pertama Line Facility Al Murabahah I sebesar Rp70 miliar dengan tenor 60 bulan dan tahap kedua (Line Facility Al Murabahah II) sebesar Rp5 miliar dengan tenor 12 bulan revolving .

”Akad pembiayaan Al Murabahah atau deferred payment sale adalah pembiayaan berdasarkan akad jual-beli antara bank dan nasabah. Bank membeli barang yang dibutuhkan dan menjualnya kepada nasabah sebesar harga pokok, ditambah dengan keuntungan margin yang disepakati,” ujar dia saat penandatanganan akad pembiayaan Line Facility Al Murabahah dengan PT Duta Mentari Raya di Jakarta kemarin.

Dia melanjutkan, kerja sama dengan PT PPAK merupakan salah satu bagian inisiasi strategis Bank Muamalat di 2016 dalam bidang pembiayaan bisnis korporasi. Melalui kerja sama ini, perseroan berharap di masa mendatang Bank Muamalat semakin dipercaya untuk menjadi mitra perbankan syariah yang profesional dan dapat diandalkan.

Direktur Utama Bank Muamalat Endy Abdurrahman optimistis dengan dilakukannya kerja sama ini. Menurutnya, kerja sama pembiayaan ini merupakan langkah tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya kualitas dan potensi industri kelapa sawit nasional yang besar. ”Ini baik tidak hanya bagi pasar dalam negeri, melainkan juga bagi pasar mancanegara,” papar Endy.

Saat ini PT DMR tengah membangun pabrik PKS yang dijadwalkan rampung pada akhir Desember 2016. DMR menargetkan, pada Januari 2017 perusahaan dapat memulai pengolahan kelapa sawit dengan kapasitas 45 ton/jam, di Desa Kebon Lado, Kecamatan Singingi, Kabupaten Kuantan Sengingi, Riau.

Produk yang dihasilkan oleh DMR antara lain crude palm oil (minyak sawit mentah). Target penjualan dan distribusi DMR merupakan pasar dalam dan luar negeri yang sesuai dengan standar Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO) dan Roundtable in Sustainable Palm Oil (RSPO).

(Raisa Adila)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya