Tujuh orang pembicara tersebut antusias dalam mengeksplorasi ide maupun memfasilitasi wadah bagi orang-orang kreatif yang sudah merealisasikan konsepnya. Mereka meyakini ide dan kreativitas adalah modal yang tak ada habisnya dan terjaga orisinalitasnya.
Jahja mengungkapkan, pelaku industri kreatif perlu mendapat fasilitas untuk kegiatan kreasi, serta memproduksi dalam skala usaha yang layak dan mendapatkan akses ke pasar. Usaha baru industri kreatif pun perlu mendapat fasilitas membangun pasar, serta membangun repositori untuk produk-produk kreatif.
“Hal ini menegaskan betapa pentingnya dua hal substansial ini, yakni hadirnya Orang Kreatif (OK) dalam rantai kreasi, produksi, distribusi, konsumsi, dan konservasi maupun institusi atau lembaga yang menopang tumbuh kembang Orang Kreatif. Oleh karena itu, sebagai bentuk dukungan terhadap kehadiran Orang Kreatif, BCA melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan jumlah maupun meningkatkan kapasitas Orang Kreatif, salah satunya melalui IKF 2016,” pungkasnya.
Informasi lebih lanjut terkait penyelenggaraan IKF 2016 silahkan mengunjungi: www.bca.co.id dan www.bcalearningservice.com
(Fahmi Firdaus )