Bayangkan jika hanya mengandalkan tabungan untuk mewujudkan keinginan-kenginan di masa depan?
Itulah dua alasan kuat mengapa kamu harus memulai investasi. Untuk memulainya terdapat beberapa tahapan yang harus dilalui. Sebelum berinvestasi, kamu harus menentukan tujuan keuangan, apakah itu jangka panjang atau pendek. Jika kamu memiliki tujuan jangka pendek, jangan menggunakan instrumen investasi yang berisiko tinggi. (Baca juga: Mengapa butuh Wealth Manager untuk kelola kekayaan?)
Selanjutnya, kenali profil risiko agar disesuaikan dengan jenis investasi. Kemudian jangan lupa pelajari dan pilih pengelola investasi yang tepat. Selanjutnya jika sudah berinvestasi, lakukan monitoring secara periodik.
Selamat berinvestasi!
(Widi Agustian)