JAKARTA - Menjadi kaya merupakan keinginan bagi banyak orang, barangkali Anda termasuk salah satu di antaranya. Sejumlah upaya dan juga usaha akan dilakukan untuk bisa meraih kekayaan dan juga kesuksesan, hal ini tentu sangat tidak mudah, bahkan sebagian besar orang harus berusaha dengan sangat keras untuk bisa mewujudkan keinginan tersebut menjadi sebuah kenyataan.
Usaha yang gigih ini sudah pasti akan membutuhkan sejumlah upaya lainnya, termasuk berbagai cara penghematan di dalam keuangan, sebab ini juga akan sangat menentukan bertahan atau tidaknya kekayaan yang telah Anda dapatkan tersebut.
Memulai sejumlah program penghematan, seringkali menjadi hal yang terbilang cukup sulit untuk dilakukan. Ini bahkan bisa saja membutuhkan sejumlah kerja keras, terutama bagi Anda yang tidak terbiasa menjalani pola hidup hemat sebelumnya.
Pada kenyataannya, ada banyak sekali orang yang bisa mendapatkan sejumlah penghasilan yang besar namun tidak juga kunjung kaya raya, di mana hal tersebut kemungkinan besar disebabkan oleh kegagalan mereka dalam mengelola keuangan dengan baik, salah satunya adalah menjalankan pola hidup hemat di dalam keuangan itu sendiri.
Dalam kondisi seperti ini, maka bisa dipastikan bahwa sebesar apapun jumlah penghasilannya, tetap saja tidak bisa mengantarkan mereka kepada kondisi keuangan yang baik.
Secara umum, penghematan biasa dilakukan dengan cara menyimpan atau menyisihkan sebagian dari penghasilan. Sejumlah simpanan inilah yang kemudian menjadi pundi-pundi kekayaan dari seseorang.
Namun meskipun terlihat demikian sederhana, hal ini akan tetap membutuhkan usaha dan kerja keras dalam mewujudkannya. Simak 10 aturan berhemat di dalam keuangan berikut ini:
Baca Juga : Ajarkan Anak Hidup Hemat, Lakukan Cara Jitu Ini
1. Tetapkan Tujuan Penghematan
Ketika memiliki sebuah rencana, maka sangat penting bagi Anda untuk menentukan arah yang tepat bagi rencana yang Anda miliki tersebut. Hal ini juga berlaku ketika Anda memiliki sebuah rencana penghematan di dalam keuangan Anda, akan jauh lebih mudah bagi Anda untuk menjalankan semuanya dengan sebuah tujuan yang jelas sejak awal.
Dalam menentukan tujuan, Anda harus bisa menentukan sebuah titik yang masuk akal / realistis, sehingga hal tersebut bukan sebuah hal yang tidak mungkin untuk dilakukan di dalam keuangan Anda. Hindari untuk memaksakan sejumlah angka yang terlalu besar, di mana hal tersebut justru akan mengganggu kestabilan keuangan, termasuk gangguan pada pos pengeluaran yang telah berjalan selama ini.
2. Fokus dalam Berhemat
Setelah Anda mengetahui tujuan penghematan yang dilakukan di dalam keuangan, maka Anda harus fokus pada tujuan tersebut. Hal ini akan membantu Anda untuk selalu berada pada jalur penghematan yang telah ditetapkan, di mana Anda akan lebih mudah untuk memonitor segala pengeluaran yang ada, sehingga tujuan tersebut bisa terealisasi dengan baik.
Dalam kondisi ini, Anda juga harus memiliki kebiasaan dalam membatasi berbagai pengeluaran yang tidak benar-benar dibutuhkan atau masih dalam kategori dapat dihindari. Dengan memiliki kebijakan dalam pengeluaran dan dalam berbelanja, maka upaya Anda dalam menghemat keuangan akan terlaksana dengan baik.
3. Hindari Membeli Berbagai Barang Baru
Kebiasaan buruk alam berbelanja seringkali menjadi salah satu hal yang akan selalu membuat seseorang gagal dalam mengelola keuangan dan bahkan melakukan penghematan. Sebagian besar orang begitu menyukai kegiatan berbelanja, termasuk untuk berbelanja berbagai kebutuhan yang sebenarnya tidak begitu benar-benar diperlukan dan mendesak.
Ketertarikan Anda pada berbagai barang bisa saja menjadi sebuah pemicu dalam hal ini, di mana Anda selalu berupaya untuk bisa membeli berbagai produk keluaran seri terbaru yang beredar di pasaran, meskipun sebenarnya Anda masih memiliki produk sama dalam edisi yang sedikit lebih lama.
Salah satu barang yang paling sering mencuri perhatian sebagian besar orang adalah gadget, sebab produk ini terbilang sering dan sudah pasti akan selalu hadir dalam berbagai seri terbaru, dan hal inilah yang kemudian akan membuat Anda selalu berniat untuk membelinya sekalipun Anda telah memiliki gadget dalam seri lainnya. Kebiasaan seperti ini harus dihilangkan, sebab akan membuat keuangan Anda kebobolan dan gagal di dalam melakukan penghematan.
(kmj)